Harga Stabilizer Listrik Terbaru dan Terbaik 2018 Semua Merk

Posted on

Harga stabilizer yang berlaku di pasaran tergantung pada merek serta kualitas stabilizer tersebut. Semakin bagus kualitas atau semakin baik mereknya, maka harga yang ditawarkan pun tentunya lebih mahal dari pada stabilizer yang kualitasnya lebih rendah. Stabilizer merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk menjaga arus listrik supaya tetap stabil. Apabil arus listrik pada sebuah alat elektronik tidak stabil, maka dapat mengganggu kinerja alat tersebut serta membuat alat elektronik lebih cepat rusak. Oleh sebab itu, diperlukan stabilizer untuk menjaga supaya alat elektronik dapat bekerja dengan normal.

Harga StabilizerBiasanya stabilizer terdapat pada alat-alat elektronik seperti misalnya lemari es, mesin cuci, komputer, Air Contioner (AC), serta alat elektronik lainnya. Ada baiknya sebelum memakai stabilizer, Anda harus memastikan terlebih dahulu berapa besar penggunaan listrik pada rumah Anda nantinya. Supaya Anda juga bisa menentukan besarnya kapasitas stabilizer yang diperlukan. Untuk menjaga kinerja stabilizer Anda supaya tetap optimal, serta untuk mengantisipasi apabila terdapat kelebihan pengguna, maka sebaiknya Anda menggunakan stabilizer yang kapasitasnya lebih tinggi 20% dari besar penggunaan listrik Anda.

Terdapat beberapa macam stabilizer yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Harga stabilizer pun bervariatif mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah. Anda dapat memilih jenis stabilizer yang sesuai dengan keperluan, dan tentunya dengan harga yang sesuai dengan budget yang Anda miliki. Adapun beberapa macam stabilizer yang perlu Anda ketahui antara lain adalah.

Daftar Harga Stabilizer 2018:

NoMerkTipeHarga
1Fimran SVC2000VA (M)1.549.000
21500VA (M)1.195.000
3500VA665.500
41500VA1.211.200
51000VA1.078.000
6500VA (M)625.000
71000VA (M)1.095.000
83000VA (M)1.899.000
92000VA3.134.500
10ProlinkPVR2000D870.000
11PVR3000D1.325.000
12PrimatechDV-600 (Merchant)430.000
13Lexos ST1500664.125
141500 D730.538
15500 D464.888
162000 SD1.470.275
17500398.475
183000 SD2.121.000
195000 SD4.335.155
20YoritsuXP Series 1000VA (Red)804.540
21XP Series 500 VA (Green)660.330
22Starvolt 7.5kVA2.185.000
23Analog 2kVA 1 Phase (Merchant)2.580.600
24Analog 3kVA 1 Phase (Merchant)2.838.000
25Analog 2kVA 1 Phase2.967.690
26Digital 2kVA 1 Phase (Merchant)3.036.000
27Analog 3kVA 1 Phase3.263.700
28Digital 3kVA 1 Phase3.333.000
29Digital 2kVA 1 Phase3.491.400
30MDi 33.699.000
31Xinzie Electric Stabilizer100VA (AVR-1000VA)446.500
321500VA (AVR-1500VA)665.000
332000VA (AVR-2000VA)1.377.500
34500VA (Merchant)351.500
353000VA (AVR-3000VA)1.662.500
365000 VA (AVR-5000VA)2.850.000
377500VA (AVR-7500VA)3.610.000

Macam-Macam Stabilizer:

  • Stabilizer yang memakai relay.
    Jenis stabilizer yang satu ini umumnya tidak dilengkapi dengan filter. Digunakan apabila tegangan listrik naik atauoun turun. Sehingga terjadi reasi yang cepat namun tingkat kestabilannya kurang begitu baik.
  • Stabilizer yang memakai servo motor.
    Stabilizer yang satu ini menggunakan servo motor untuk menstabilkan listrik. Pada saat proses penstabilan listrik, motor akan berputar untuk bisa memperoleh tegangan yang stabil. Oleh sebab itu, memerlukan waktu mulai dari 2 hingga 5 detik untuk mencapai tingkat kstabilan, serta tidak ada filter atau penyaringan terhadap gangguan listrik seperti misalnya surge, spiker, atau yang lainnya.
  • Stabilizer yang memakai sistem digital control
    Stabilizer dengan menggunakan sistem digital control ini merupakan stabilizer yang paling stabil jika dibandingkan dengan stabilizer jenis lainnya. Hal ini disebabkan karena stabilizer ini telah dilengkapi dengan filter, serta cara kerjanya yang lebih canggih apabila dibandingkan dengan sistem relay.
    Stabilizer jenis ini menggunakan sistem line conditioner atau ferro-resonant yang merupakan sistem yang paling baik. Mampu memberikan respon atau reaksi yang sangat cepat yaitu hanya 0,04 detik untuk memberikan kestabilan.

Ketiga jenis stabilizer di atas tentunya dapat bekerja dengan kapasitas dan kemamuan yang berbeda-beda. Anda pun dapat memilih stabilizer jenis mana yang cocok untuk Anda dan dapat memberikan kstabilan yang optimal. Sedikit tips untuk Anda apabila ingin memilih stabilizer yang baik, Anda dapat memilih stabilizer yang memberikan respon baik jika terjadi tegangan arus listrik. Selain itu, Anda juga harus mengetahui bahwa stabilizer tersebut memiliki kapasitas output yang real. Pertimbangan pula garansi dan jaminan after sales apabila membeli stabilizer untuk mengantisipasi apabila terjadi masalah pada stabilizer Anda.

Demikian penjelasan singkat mengenai harga stabilizer yang dapat Anda jadikan sebagai sumber referensi. Memilih stabilizer yang tepat dan sesuai kebutuhan tentunya dapat memberikan hasil yang optimal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.